Raup lAba DaRi kUe keRinG***

Raup Laba dari Kue Kering

PDF Cetak E-mail
Selasa, 18 Mei 2010 09:57

Bagi sebagian orang, lebih baik meninggalkan rutinitas kerja di kantor dan memilih menjalankan bisnis usahanya sendiri. Selain kepuasan kerja didapatkan, uang yang diperoleh seakan sepadan dengan usaha keras yang dilakukan.

kue_keringggHal ini pula yang melatarbelakangi Sofia Ristanty yang memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai IT Support di sebuah perusahaan cukup ternama di Yogyakarta. Dia memilih menjalankan bisnis kue kering yang baru dilakoninya dua tahun terakhir.

Selain memiliki kesempatan untuk dapat lebih mencurahkan perhatian dan waktu buat putra semata wayangnya Vino yang berusia belum genap setahun, Sofi juga melihat peluang bisnis kue kering di Kota Gudeg itu sangat menjanjikan.

Terbukti, dengan mengusung nama Mommy Cakes, perempuan kelahiran 27 tahun lalu itu terbilang sukses memulai usaha kue kering berupa cupcakes dan wedding cakes, serta beberapa jenis kue lain yang tampil cantik dengan icing warna cerah dan aksesori pelengkap layak konsumsi lain.

Jika dahulu Sofi menjalankan bisnis ini dengan segala keterbatasan waktu dan tenaga karena kesibukan kerja, kini dia bisa menjalankan bisnis ini secara lebih serius dan maksimal.

“Kalau dulu waktu masih kerja paling saya hanya menerima pesanan maksimal empat buah dalam seminggu, sekarang tiap hari saja saya sanggup,” ujar perempuan berjilbab yang menjalankan bisnisnya di rumahnya di Kalasan, Yogyakarta.

Menelusuri perjalanan usaha, dia bercerita jika ide ini muncul dari profesinya di bidang teknologi informasi yang tidak lepas dari aktivitas dunia maya.

Dari kegiatannya yang tidak lepas dari perangkat komputer dan internet itulah dia menemukan komunitas ruang maya yang diisi oleh para kreator pembuat kue kering.

Berbagai informasi dibagi, mulai dari resep, ide-ide kreatif mendesain kue, hingga teknik membuat hiasan kue kering yang di-posting oleh para ekspertis bidang tata boga.

Kebetulan, topik yang tengah ‘panas’ adalah trik dan tip membuat hiasan icing kue kering, semacam hiasan dari bahan putih telur, gula halus, dan mentega yang diberi warna-warni cerah.

Dengan icing, aneka kue bisa dilengkapi dengan bermacam-macam hiasan menarik misalnya kupu, bunga, dan barang-barang lain sesuai dengan keinginan.

Saat itulah dia mulai mencoba membuat kue kering dengan hiasan icing. Tanpa lelah mencoba, memperkenalkan produknya kepada saudara, tetangga, dan teman-teman dekat.

Caranya, dia sengaja memberi kado sahabat dan tetangganya kue kering atau berniat secara sukarela membuatkan kue ulang tahun anak-anak yang dikenal.

Secara mengejutkan, hasil karyanya langsung mendapat respons yang baik dari orang-orang yang dia beri sampel buatannya. Alhasil, Mommy Cakes, merek yang akhirnya digunakan, mulai mendapat pesanan untuk kue ulang tahun.

“Awalnya saya coba-coba dan belajar sendiri dari informasi yang beredar di milis itu, baru setelah ada pelatihan khusus di Yogya, saya ikut kursus. Itu saja baru sekali dua kali,” ujar perempuan berjilbab itu sambil tertawa kecil.

Kue kering buatan Mommy Cakes makin ternama. Ketenarannya menyebar dari mulut ke mulut. Namun, untuk membuat Mommy Cakes mampu bersiang di pasar, Sofi terus mengasah kemampuan dengan mencari berbagai informasi melalui dunia maya dan buku-buku mengenai cara-cara membuat kue kering.

Bukan hanya itu, melainkan dia juga mulai impor beberapa barang dari negara tetangga untuk membuat teknik hiasan kue kering makin menarik dan cantik.

“Saya juga mencari berbagai informasi resep atau bahan dasar membuat hiasan tertentu lewat Google atau tanya-tanya anggota milis,” Sofi menambahkan.

Pelanggan Mommy Cakes tidak hanya terbatas di Yogyakarta, tetapi juga dari Solo dan Magelang. Sebagian memilih cupcakes Mommy Cakes untuk ditata jadi kue pengantin dan dinamai wedding cupcakes.

Selain tampilan warnanya menarik dan cantik, kue kering buatan Sofi dikenal memiliki rasa enak dan tanpa menggunakan bahan pengawet.

Soal harga, Sofi mematok harga wajar untuk satu potong cupcakes cheese, double chocolate, chocolate atau vanilla, blueberry, dan strawberry filling, standard cup seharga Rp7.500.

Untuk fancy cupcakes deluxe cup, artinya cupcakes dengan hiasan-hiasan cantik, dipatok dengan harga Rp9.500 dengan minimal pesanan sebanyak 12 buah.

Selain cupcakes, Mommy Cakes juga menyediakan pesanan kue bolu cokelat dengan hiasan menarik dan cantik, juga dipatok dengan harga relatif murah, Rp140.000.

Dengan kepiawaian membuat kue dengan teknik yang makin mahir, membuat usaha Sofi laris manis. Maka tidak salah jika ibu satu anak ini akhirnya rela meninggalkan pekerjaan dan memilih berkonsentrasi dengan bisnis kue yang sampai saat ini masih dijalankan di rumah.

“Waktu buat anak juga lebih banyak. Saya bisa konsentrasi cari duit sekaligus merawat anak yang masih bayi,” ujarnya.

Kini, hanya satu keinginan Sofi, memiliki toko sendiri dan bisa memasarkan produknya lebih luas ke pasar. Selain lebih dikenal publik, dia berharap usahanya ini akan makin berkembang pesat bukan hanya di regional Yogyakarta, Solo, dan Magelang, tetapi juga hingga ke beberapa kota lain di Indonesia. Semoga. (wulandari@bisnis. co.id)

Jual Kue Kering

Kami adalah perusahaan rumahan skala menengah, produsen kue kering untuk kebutuhan hari raya lebaran, natal dan tahun baru.
Kami menyediakan pesan antar untuk pemesanan min.1 lusin (satu jenis atau bermacam jenis kue pilihan).
Nastar dan Castengle : Rp 37, 000
Coco crunch, Sagu keju, Semprit Coklat, Putri Salju, etc: Rp 35, 000

Packing : 1 stopless bulat isi +/ – 500 gram
Ongkos Kirim Jakarta : Rp 20, 000/ lusin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: